Obat Herbal Untuk Osteoporosis

Obat Herbal Osteoporosis

Obat Herbal Untuk Osteoporosis

Osteoporosis adalah suatu kondisi yang mengacu pada hilangnya periode tulang dimana tulang menjadi keropos dan rapuh. Osteoporosis adalah masalah penuaan. Osteoporosis berasal dari kata Yunani yang berarti “tulang keropos”, ini bisa jadi karena faktor usia yang menjadi dasar hilangnya fungsi tulang berakhir. Tulang dari hari ke hari sebenarnya terus menerus direnovasi dengan jaringan yang rusak yang dibangun kembali secara teratur. Dimana kepadatan tulang manusia hanya meningkat sampai usia manusia sekitar 30 tahun. Kebanyakan wanita yang sering terkena osteoporosis, karena menopause menyebabkan penurunan estrogen. Dimana peran estrogen sangat penting yaitu melindungi tulang dari kerusakan. Efek negatif jangka panjang obat osteoporosis lebih bermasalah setiap hari. Tapi sekarang Anda tidak perlu khawatir, ada alternatifnya. Obat herbal alami untuk osteoporosis dan kesehatan tulang terbukti sangat efektif sehingga Anda bisa mengonsumsi dan membuat sendiri di rumah, ini bisa melindungi tulang dari kerusakan.

1. Singkong

Singkong merupakan salah satu dari sekian jenis umbi yang bisa Anda temukan di tanah Indonesia. Singkong mengandung lebih banyak kalori daripada dua kali lipat kentang. Hal ini sesuai dengan pernyataan dari Nutrisi dan Anda. Dalam 100 gram singkong, memiliki kandungan hingga 160 kalori dan sebagian besar kandungan kalori terdiri dari sukrosa. Singkong juga memiliki kandungan vitamin K yang tinggi, sehingga berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan massa tulang. Apalagi dengan mengonsumsi singkong rutin setiap hari, risiko osteoporosis bisa menurun. Singkong juga bisa berperan dalam menjaga kesehatan tulang dan persendian agar tidak mudah keropos. Selain manfaat singkong untuk tulang, singkong juga bisa berperan dalam pengobatan penderita Alzheimer, karena singkong bisa mencegah kerusakan saraf pada otak.

2. Daun Jelatang

Tanaman jelatang adalah mengandung khasiat nutraceuticals terbaik, yang mengandung protein, kalsium, fosfor, besi, magnesium, beta karoten, bersama dengan kompleks vitamin A, C, D, dan B. Nettle adalah ramuan yang memiliki kemampuan untuk mengatasi arthritis, rheumatoid arthritis, dan asam urat. Selain itu, zat antiinflamasi yang dikombinasikan dengan mineral boron, kalsium dan silikon dapat membantu meringankan rasa sakit sambil membantu membangun tulang yang kuat. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi teh jelatang secara teratur dapat memberi manfaat bagi osteoporosis dan keropos tulang yang sering dikaitkan dengan arthritis, karena kandungan kalsium dan boron yang menjadi dasar kesehatan penting bagi tulang.

3. Kacang Kedelai

Kacang kedelai adalah keluarga kacang polong kaya protein, karbohidrat, dan lemak baik. Tercatat, susu kedelai mampu meringankan rasa sakit di persendian, sehingga baik dikonsumsi orang-orang yang memiliki penyakit pada tulang dan persendian, seperti osteoporosis dan osteoarthritis. Pasien dengan kedua penyakit biasanya mengalami rasa sakit dan nyeri pada tulang dan persendian. Susu kedelai mengandung isoflavonoid dan mampu mempertahankan kadar untuk mencegah keropos tulang. Isoflavonoid kedelai dapat memperkuat massa tulang, sementara senyawa kedelai genistein memiliki efek mencegah keropos tulang lebih baik dari pada premarin.

4. Teh Hijau – Anti-inflamasi

Teh hijau mengandung polifenol yang bisa mengurangi peradangan (peradangan). Sebuah penelitian di Arthritis Research and Therapy mengungkapkan bahwa teh hijau meningkatkan perlindungan tulang rawan pada persendian.

5. Lengkuas Merah/Jahe Merah

Jahe dikenal sebagai pereda nyeri herbal akibat kalsifikasi sendi dan tulang. Sebuah studi pada tahun 2015 tentang Osteoarthritis dan Tulang rawan, jika jahe dikonsumsi dalam waktu lama dapat membantu mencegah kelumpuhan yang disebabkan osteoarthritis. Namun karena potensi efek samping yang ditimbulkannya, Pusat Nasional untuk Lembaga Kesehatan Pelengkap dan Integratif merekomendasikan penggunaan jahe sebagai dapur bumbu yang baik, bukan dalam bentuk suplemen.

Efek samping terburuk yang mungkin timbul dari kelebihan konsumsi jahe adalah gejala penarikan setelah menghentikan konsumsi. Jahe bisa menyebabkan sakit perut, diare, dan mulas. Ramuan ini juga bisa mengganggu kinerja obat resep tertentu, seperti obat antikoagulan (pengencer darah). Siapkan jahe merah segar 20 gram, kacang hijau 30 gram, 10 gram cengkeh, kapulaga 10 gram, 15 gram lada, cinamon 20 gram, dan 4 gelas air putih. Bahannya dicuci dan dilumatkan atau dihancurkan. Rebus sampai tersisa 2 gelas air mendidih, lalu disaring. Minum 2 kali sehari di pagi dan sore hari setelah makan. Sekali minum 1 gelas. Agar rasanya enak, bisa ditambahkan 2 sendok makan madu.

 

Source: www.herbalplanet.info

Facebook Comments
 

comments

Leave a Reply