Makan Coklat Bisa Mengindari Penyakit Pada Usus

Makan Coklat Bisa Menghindari Penyakit Pada Usus

Mengkonsumsi makanan kaya protein seperti kacang-kacangan, telur, biji-bijian, kacang-kacangan, unggas, yogurt, keju dan bahkan cokelat dapat mendorong lingkungan usus yang lebih toleran dan mengurangi pembengkakan, yang bisa berarti memberi kelegaan bagi orang-orang yang hidup dengan sakit perut dan diare serta penyakit radang usus, Sebuah studi mengatakan.

Item makanan ini mengandung jumlah tryptophan yang cukup – sebuah asam amino yang digunakan dalam penumpukan protein – yang saat diberi makan pada tikus menyebabkan perkembangan sel kekebalan tubuh yang mendorong usus toleran, kata studi tersebut.

Temuan menunjukkan bahwa diet kaya protein memicu munculnya sel kekebalan tubuh di Lactobacillus reuteri (L. reuteri) – bakteri yang biasanya hidup di usus, dan bersama-sama ini meningkatkan sistem kekebalan usus yang lebih toleran dan kurang inflamasi.

“Kami membangun hubungan antara satu spesies bakteri – Lactobacillus reuteri – itu adalah bagian normal mikrobioma usus, dan pengembangan populasi sel yang mempromosikan toleransi,” kata Marco Colonna, Robert Rock Belliveau, Profesor di Washington Universitas Kedokteran di St.Louis.

“Semakin banyak triptofan yang dimiliki tikus dalam makanan mereka, semakin banyak sel kekebalan yang mereka miliki,” Belliveau menambahkan.

Untuk penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science, tim tersebut memeriksa tikus yang pernah hidup dalam kondisi steril sejak lahir dan bebas kuman.

Ketika L. reuteri diperkenalkan pada tikus-tikus ini, sel kekebalan tubuh muncul. Selanjutnya, ketika triptofan berlipat ganda pada pakan tikus, jumlah sel tersebut meningkat sekitar 50 persen. Manusia memiliki sel yang mempromosikan toleransi sama seperti tikus, dan memiliki L. reuteri di saluran cerna. “Perkembangan sel-sel ini mungkin adalah sesuatu yang ingin kita dorong karena sel-sel ini mengendalikan peradangan pada permukaan dalam usus,” jelas Luisa Cervantes-Barragan, peneliti Postdoctoral dari universitas tersebut. “Tingkat triptofan tinggi di hadapan L. reuteri dapat menyebabkan perluasan populasi ini,” kata Cervantes-Barragan.

 

Source: Yahoo

 

Baca Juga Artikel:

  1. 8 Obat Alami Mengatasi Kulit Gatal-Gatal
  2. Masalah Tidur Bisa Jadi Tanda Alzheimer 
  3. 8 Cara Alami Mengatasi Sinusitis
  4. 10 Makanan Yang Harus Dihindari Sebelum Berhubungan Sex 
  5. 10 Hal Penting Yang Anda Perlu Ketahui Tentang Kunyit 
  6. 8 Treatment Mengatasi Wasir Dirumah
Facebook Comments
 

comments

Leave a Reply